8.12.13

Berandai

Malam Senin ya.
Bukankah harusnya malam ini diisi dengan belajar, berberes, mengulang kembali semua yang didapat di sekolah, atau sekedar mempersiapkan diri untuk menghadapi esok?
Andai aku dapat melakukan semuanya.

Entah kenapa, aku ingin kembali ke dunia ini sejenak. Aku belum siap menghadapi dunia nyata lagi. Sesak rasanya, penuh, seperti dihimpit dalam bis pada jam pulang kantor, yang sesak karena puluhan orang yang tidak ingin mengalah. Dihimpit kanan, dihimpit kiri. Didesak depan maupun belakang. Panas, gerah. Aku tidak suka. Aku tidak nyaman.

Masuk ke dunia kata, rasanya seperti penyegaran dan pencerahan. Seperti jalan-jalan sore di sebuah taman sejuk, dibisiki pelan oleh angin yang lembut dan digoda oleh rumput yang halus. Seperti masuk ke dalam air dan mengetahui bahwa kamu bisa bernafas leluasa di dalamnya. Seperti bermimpi indah, saking indahnya sampai terus ingin terpejam. Rasanya seperti tidak ingin pergi kan?
Yah, aku juga seperti itu.
Aku tidak ingin pergi dulu, untuk sejenak ini. Berat rasanya untuk melangkah, walau hanya satu hentakan tipis. Goyah rasanya kaki ini, susah menapak. Ragu untuk mengambil jalan, takut untuk memilih tujuan.

Jadi, sekarang harus ke mana?
Andai hidup ini punya peta. Andai aku tahu harus kemana melangkah, harus bagaimana bertingkah. Andai dunia nyata tidak sekejam yang ada. Andai...ah.
Terlalu banyak andai di kepala.
:)

21.11.13

harus apa sekarang? entah, tak ada tujuan, tak ada kewajiban.
harus kemana sekarang? entah, tak ada tambatan, tak ada pijakan.
harus bersama siapa sekarang? entah, tak ada bahu bersandar, tak ada batang penyangga. 

28.10.13

Rainy Monday

Hujan sore ini seolah menumpahkan segala pikiranku. Segala kerinduan, segala harapan, segala keinginan yang belum pula terjamahi.
Entah ini hanya aku, tapi aku merasa hujan ini datang untukku. Seolah ia mengerti apa yang kudamba. Suasana tenang seperti ini, suara yang pelan namun konstan, seolah bertempo dengan dinamika sempurna.
Aku duduk di sisi jendela mobil, memandang ke langit yang makin lama makin kelabu. Seperti naluri, rasanya aku ingin menjulurkan tanganku ke luar, merasakan tetes-tetes air menjalari telapak tanganku.
EH TIBA TIBA ABIS NULIS GINIAN AKU KEPELESET. :)
Jadi, harus disyukuri atau disesali hujan kali ini? 

26.10.13

I just.....hm.

Hi.
Honestly I'm really tired.
I'm tired of trying soooo hard and thinking that I've done my best but it still wasn't good enough.
I'm tired of staying awake at nights, thinking what would happen tomorrow if I fail (again) and what should I do to fix it.
I'm tired of doing something that I'm not good at, and thinking that I should quit but the problem isn't as simple as it seems.
I'm tired of many times saying "I wanna runaway" but knowing that I really couldn't. 
I'm tired of waiting for miracle to come after me and make my life as simple as it used to be.
And the truth is, I know that I shouldn't overthink about all these things but I just can't help myself.
I just need someone, to talk to. Anyone. I miss having a reaaaaal best friend beside me, doing the same thing together.
I guess I'll be back again, writing, posting, publishing. I know I'll never get tired of this. And I hope you (yeah, whoever read this) won't be bothered to read the same thing all over again. 
Sincerely,
L

3.9.13

Seolah alam pun mengiyakan, angin membawa pergi kenanganmu, kenanganku. Kenangan kita.

3.8.13

getting out from my comfort zone

so I just figured out that this week..I just got out from my comfort zone!
Instead of being home, in front of my laptop, singing around (this won't guarantee my voice is as good as tay), sleeping (cause my eyes are always teary), looking for books to read (but ended up reading the same book over and over again), and overall just being an unproductive girl, yesterday I went into a journey where I found my non-comfort zone.
Yes, it's Friday and we're supposed to be on holiday, but there's an important assignments so I had to go to school. I woke up feeling super tired (bcs I came home late at night) and super dizzy, I put on my usual clothes (I didn't think of what I wear tbh) (because you know my score on fashion. yup. ze-ro.) and went off around 6 am. did I tell you that I went off with 40% battery on my iPhone? no? okay I just did. notice it because it's important.
I got (kinda) bored at school waiting for my friends to come, so I (stupidly) decided to use my iPhone for browsing, twittering, chatting, aaand other internet stuffs that made the battery fully drown. & when I was about to go home, my iPhone's battery was 10%. (I know, I blame myself for that). and all of the sudden.....surprisingly...my friends were talking about the-most-happening-movie-this-week, The Conjuring, and like "hey why don't we go watch it now?"
at first, I was like, "oh yea! why not! i really gonna enjoy the movie (because I was wondering about that too) and then I was craving for a tour around this area (since I've only been here for about 2 weeks)" but then I stare at my phone and like.. "oh.my.god.i'm.so.dead. how can i survive.." well but then I thought if I go home now, I'll be like the girl I describe at the top. 
and then I called my mom and I decided to go.
the journey began! from school, we ride bajaj. it was my first time travelling by bajaj (ohhkay even tho it's not my first time, i've never travelled by bajaj for a loooong time then). we went to Kota Kasablanka. the driver was cool. he drove his bajaj against the route. so we didn't have to waste our time on turning on the U-turn.
it wasn't so far, from school to Kota Kasablanka. but it was the traffic that waste the time. it took almost half an hour.
we finally arrived! yey! i payed him, the bajaj driver, and then we walked into the entrance.
it was about 10am. the shops aren't open AND we're fasting too. fortunately, Keke, one of my friend, is having her period. so she bought a drink so we can sit for a while.
After talking & chattering & taking pictures (it's a must), we finally went to the cinema and bought tickets. The movie starts at 12:30 pm so we looked around the shop around the cinema.
I walked into a store, and then there was "I knew you were trouble when you walked in~" playing on the radio. I stopped and I was like... "Ooookay...what did I do?" 
Nevermind that little interruption.
So I finally bought a pencilcase, and an earphone plug. It was super cute! I ended up buying the one with little camera instead of guitar. But the thing is... I lost it already. Huuu. Boo me :"(
Oh! And we met a few friends of our school when we came back to the cinema. We watched the same movie. 
I got sitted in the back row, A11.
Strange how it reminds me of...
NEVERMIND.
The movie was double triple wizzle creeewwwpy and I screamed a little. But I got my hands cover my mouth and my eyes all the time so my screaming was not as loud as you imagine.
Well it started kinda cliché, with new house, new rooms, and stuffs. You know....sooo many horror/thriller movies start with that setting. The 2 main role was also similar to the previous directed movie, Insidious. So it was never a surprise for me to know the end of the story. Classical. The experts can handle it tho they was overwhelmed at the first time. Then the house was either safe or still haunted (but the family moved). The ending was not really impressive also. So I think this movie is average, based on the role and the line. But I should raise my two thumbs for the sound effect & the part that made me scream.
Okay. So this is the part when we go home.
We left Kota Kasablanka at 3pm and took a bajaj (again) to the busway stop. Wait...busway stop? Yea whatever that thing called.
Since it's my first time taking busway...(or transjakarta) I don't really know about the route and the procedure. At first it was buying ticket (it's only Rp 3.500) and then we waited for the transjakarta to arrive. I've waited so long and finally I GOT INTO THE BUS!! It was really nice and yes, I can tell that Jakarta already had a proper transportation. What I hate so much is the waiting part. And after taking 2 buses, it was almost 5pm and the traffic was really bad sooo we decided to bought a drink (in case we have to break our fast on our way home) and took a taxi. 
So that day I went into my first time experience of taking bajaj and transjakarta.
I was exhausted when I got home and my mom never stopped asking me (because I told her before I won't be home late). But it was all payed off. I had the best time of my life as a citizen (finally I felt like one). And I realize that I just went out from my comfort zone. :)
That's it for this post. See ya!

27.6.13

Refrain

You're the song that won't stop playing
You're the part that keeps repeating
Sing it all over again
Like a refrain,

You're my refrain.

10.6.13

Pernahkah?

Pernah kamu membayangkan suatu hal yang mungkin terjadi, tapi mencoba menolak kenyataan dan berpikir kalau itu tidak mungkin terjadi?
Atau pernah kamu membayangkan suatu hal yang padahal tidak mungkin terjadi, tapi mencoba menolak kenyataan dan berpikir kalau itu mungkin terjadi?
Dan pada akhirnya, ketika semua telah tidak sesuai dengan yang kamu harapkan, ketika semua tidak bisa diubah, hati kecilmu hanya bisa berkata,
Ya sudahlah.

5.6.13

Will someone care to classify
A broken heart and twisted minds?

4.6.13

L-U-L-U-S!

Sabtu, 1 Juni 2013.
Tanggal yang cukup penting dalam hidupku, tanggal yang menjadi penantianku selama ini, tapi juga merupakan tanggal yang tidak kutunggu-tunggu. (loh jadi gimana?) Intinya tanggal ini mau tidak mau, suka tidak suka, akhirnya datang juga.
Kenapa tanggal itu penting?
Karena itu tanggal pengumuman kelulusan.
Hft.

Pada awalnya kami semua sibuk dengan AFF yang juga diselenggarakan di hari yang sama. Tepat jam 10, aku dan Shifa dipanggil ke atas panggung untuk menjadi MC. Kami sejak awal sudah menampakkan muka harap harap cemas karena Pak Joko, wali kelas kami, daritadi bersikap aneh jika ditanyakan mengenai kelulusan.
Akhirnya beliau naik panggung dan mengumumkan sesuatu.
"Kelas 9 SMP Al-Falah 100% LULUS!"
Begitu yang aku dengar.
Aku dan Shifa langsung berpegangan tangan, lalu turun menemui teman-teman kami.
Akhirnya, batinku. Ini dia yang aku tunggu-tunggu. Air mata bahagia yang keluar dari ujung-ujung mata kami, tatapan bangga dari semua guru kami, pelukan hangat dari semua teman-teman perempuan.
Kami dapat lulus dengan nilai yang sangat memuaskan, sangat membanggakan, dan sangat tidak diduga-duga.
Alhamdulillahirabbilalamiiin.
Ya Allah, terimakasih atas semua nikmat yang telah Engkau beri selama ini. Nikmat hidup dan nikmat sehat selalu Engkau curahkan di setiap langkahku.
Terimakasih untuk selalu mengingatkanku untuk bersyukur di setiap waktuku. Terimakasih untuk selalu memberiku kesempatan di setiap hariku.
Sesungguhnya tidak ada yang berhak menentukan nasibku melainkan Engkau.

Akhirnya, satu anak tangga terlampaui sudah. Masa SMP-ku akan segera berakhir. Dan aku akan segera memegang status sebagai murid SMA. Semoga nikmatmu akan selalu tercurah pada langkahku yang selanjutnya. Terimakasih untuk semuanya, Ya Allah.
:')

25.5.13

A lightful conversation.


"Gak ngerti lg ah kak. Semuanya abu-abu." 
"Justru karena abu-abu itu La, kamu harus clear-in semuanya jadi putih."

23.5.13

About The Song

Hey readers!
So, recently I was listening to "The Pieces Don't Fit Anymore" by James Morrison. I actually knew this song from a blogwalking into Kak Pita's blog. I found so many songs there. Thanks Kak! Tho' I don't really know you personally but I always read your updates. So I'm already a big fan :)
About the song, it's really really great and addicting. The lyrics are wonderful, the whole song is really peaceful and sad. Recommended for a broken-hearted person.
I feel really comfortable with this song, so I add it into my 'Writing' playlist because it boost my mood up while I'm writing.
Okay, so I'm coming up with another lyrics post! :D

22.5.13

The Pieces Don't Fit Anymore-James Morrison

Well it's time to surrender
It's been too long pretending
There's no use in trying
When the pieces don't fit anymore

The pieces don't fit here anymore.
The pieces don't fit..........anymore.

5.5.13

The Way I Name Things (part 1)

Hello there! Long time no see. This time I wanna tell ya about how I name my properties. Maybe you wonder why I sometimes called my things with names. Yes, I actually made those things up and there must be some reasons why I named it that way. Let's start from the first!

1. Bluey
Yes bluey is my notebook. At first, I think giving it name is just so childish and funny. But lately I thought about how I bought that book. I bought it because I love the colour and the cover. It was not completely blue but the first time I bought it I just think about blue. So, then, I decided to call it Bluey. And for the record, if you're asking whether he's a boy or girl, nahhhh I just told you the answer. :)

2. Mr. Mac
Ahhh about Mr. Mac, yes he's absolutely a man. A tall strong man and some kind of my guardian and my all time partner. That's how I imagine him. At first, I imagine he was a girl so I called him Macky but it's really weird how people say it by the way (if you know what I mean) yes I didn't really mean to. I just realized it after some of my friends made fun of that name.
So the other day I was watching CSI: NY, my kinda favorite series. I love that show because I really love how Mac (the main character) was so charismatic and brave and also smart. For the record, he is handsome for a detective. 
So then I thought, why not? I instantly created the name Mr. Mac in the purpose of loving him, and yeah so that's it. I find that name really cool and strong.

3. Swatchella
The truth is I never mentioned her in my previous posts. But I did think about her. She's my watch!! Yes I guess you can already recognize her from her name. 'Swatchella', yes of course, it contains 'Swatch'! You are very clever. Yes, I thought, what's the point from making name that contained its brand name, its colour, its size, its function, and its price? Well you don't need to tell me if it categorized mainstream. Everything is mainstream these days. And the people who didn't care about the mainstream thing is not mainstream.

Well that's it for this post. See you!


4.5.13

Relatable Post?

Pada akhirnya, ini semua tentang kerelaan.
Siapa yang rela memberikan semuanya disini, siapa yang tidak,
Dan siapa yang rela mengorbankan semuanya, siapa yang tidak.

And maybe,
"Happiness doesn't result from what we get, but from what we give." (Ben Carson)

24.4.13

Was reading Road Dahl's.

"What made him appear serious was the fact that he never smiled with his mouth. He did it all by his eyes."

14.4.13



Kau selalu meminta terus kutemani,
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti...


9.4.13

13 days left.

Hey.
You probably think I should study and focus on the National Exam coming soon but I really think nothing will happen if I spend my time to write something. You know, now I'm feeling like I just have to. I need to. And my phone Blogger supports that.
Its April already. Time just went by soooooo fast. I sometimes still try to figure out, am I in the right time or not. Because you know, soon enough I will be a High School student.
HIGH SCHOOL.
Those words seems too 'old' for me, isn't it?
But this is life. I can't stop the clock ticking. And I can't stop either the sun or the moon to rise or set.
2 months left. I just really really really think this is too soon. I want to stay longer.
Yes. I want to stay.
I need to stay.
I have to stay.

(wish I could.)
-L

26.3.13

Sit by myself, talking to The Moon.

Hey there. You and your sparkling white light.
Tell me,
How does it feel?
Hiding yourself behind the clouds and showed up again at night?
Cause I want to feel the same way.

All this time,
I thought I could runaway like you do every morning...but I just can't.
I thought I could forget it.....but I just can't.
And I thought I could hide this....but I just can't.

Tell me,
Is it weird that
I can't stop being curious?
....but I just can't.

Halo.

Aku sudah kembali dari tiga minggu berturut-turut penuh ujian. Dan sekarang tinggal 2 ujian lagi yang harus aku taklukkan, yaitu TUKPD II (8 April) dan UN (22 April). Jadi I suppose... I'm gonna spend the rest of March with useful activities. Rencananya mau terus latihan soal buat UN dan menghindar dari laptop.
Tapi sampai Selasa pagi ini, biarlah aku menjernihkan pikiran dan memperbaiki pola tidur. Karena tiga minggu kemarin aku selalu tidur malam dan bangun pagi. Sekarang aku akan mulai memperbaiki pola tidur dan pola makan supaya tetap sehat di hari berikutnya.
Oh iya, about my writing corner. Sekarang aku udah mengisinya dengan buku2 soal dan alat tulis. Mr. Mac berhasil aku sembunyikan selama tiga minggu kemarin (tidak penuh sih) tapi lumayan membantuku dalam belajar. Semoga sebulan ke depan aku bisa menerapkannya lagi, amin!
Semoga sebulan ke depan aku bisa teguh tanpa Mr. Mac dan lebih fokus ke belajarku. Daaan setelah melakukan usaha, saatnya pasrah dan berharap hasil yang terbaik.

So, wish me luck? :)
-L

10.3.13

BLUEY ABIS.

BLUEY ABIS kawan-kawan!! Akhirnya...setelah beberapa kali mencoba menghemat, bluey abis juga. Sebenernya ngga abis juga sih, tapi aku udah ngga tega nulis di dalemnya soalnya sekarang udah terlalu tebel dan susah buat dibuka-tutup. Akhirnya aku memutuskan untuk....move on dari bluey :')
Dalam rangka mengenang semua memori kita, aku buka-buka lagi halamanmu yang sudah penuh. These are some of my favorite pages in bluey:

BEST-FRIENDS page! :3

#quotesoftheday 30.10.12

#quotesoftheday 31.10.12 and Welcoming November page

My Desember :)

Throwback!!!

#quotesoftheday in the Religion Class. :)

#quotesoftheday + Song Marathon!

Lal's February :)

Please welcome, March!

My March calendar :)



YEEY! Those are my favorite pages in bluey. Goodbye, bluey. I'll keep you forever and always in my bag, my arms, and my heart. I bought you a little mate to continue our journey, but I didn't figure out the name yet. Any suggestions? :)

-L

9.3.13

Room Makeover!

Hi! So today I just started a room-makeover. Well, it's not completely a whole room makeover. I just re-created my privacy corner.
After few times visiting and stalking my friend's room, plus searching and browsing about an ideal room, I realize that there's something I should have. A writing corner! It's not exactly just a writing corner. I can use it for studying, strumming my guitar, relaxing, and sleeping. But now, I use it for writing. After thinking and calculating the possibility, I think it'll good if there's a writing corner by the window. So then, I can see the world.
Voila, here it is!
Here it is! My writing-corner :)


My all time mate, Mr. Mac. 


My journal and my nerdy-pen.

A glass of milk in the evening. Things cannot get better.

Pieces of Malkist Crackers. Great combination.

My modem. Can't possibly typing this if 'he' didn't exist.

That's it!! This is probably the best spot in my room after my bed. HA HA. :)

-L

1.3.13

March!

Hai Maret.
Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat. Rasanya baru kemarin aku berdiri di kapal dan meminta Februari untuk menjadi menyenangkan. Dan sekarang kamu sudah datang.
Hari-harimu akan kuhabiskan dengan berjuang menghadapi ujian yang memakan hampir seluruh detikmu. Hmm, berat rasanya. Kalau begitu, mungkin yang bisa kuharapkan saat ini hanya itu saja. Semoga hari-hari pahit ujian akan dikenang manis nantinya.
Selamat tinggal Februari dan selamat datang Maret!
Kalau dihitung, ada 14 hari bebas ujian di Maret. Hampir setengah bulan ya? Tapi jadwal ujian yang menumpuk dan berderet membuatnya berkesan seperti sangat berat.
Ya sudahlah, 'tidak perlu digalaui, dijalani saja' ;)
Well thats it for tonight. Good night 1.3.13, what a very very beautiful date. :)

-L

28.2.13

Facts (again!)

Uhhh so now again I'm in the middle of 'writing-mood' which probably means I would gladly open my eyes just for writing.
So, someone said I should write more facts, so here we go! I just wrote it few days ago, if you're asking. But yes I'll write thousands more. So here it is, 25 facts about me, for the 3rd time in this blog. Enjoy!

1. My favorite milk flavour is Strawberry and I always buy it every time I go to the supermarket.
2. I love biscuits and crackers and often eat it with full-cream milk.
3. I LOVE COOKIES. 
-Alright I promise not to talk about foods again, enough is enough.- 
4. I sometimes wonder about how did I get into this world, why God created me as a human being and sometimes I just don't get it.
5. I love to mix and match colours into paper. I used gray and blue recently.
6. I get really really panic when I'm talking to someone online and then my connection just didn't click. So I'll do anything to make sure that the person I'm talking to knew that I can't reply their messages.
7. I get really hyped when I listen to Nyan Cat's soundtrack, which kept me awake in my previous nights.
8. The thing about friendship is..I didn't really know how to start one. 
9. When I read some part of a song lyric and I just cant remember where that lyrics come from, I stop doing everything and read over that lyrics until I finally get it and then I'll start sing.
10. I'm not a good public speaker. Trust me.
11. I like to watch or stare at someone for a long time. To find something I just didn't know before.
12. When I'm chatting or messaging with someone, I sometimes looked and memorize their writing style. The more often I memorize it, I'll start writing the same way as theirs. I think people do that. Like... when 2 persons are in love, they often messaging/chatting, and their style of writing became exactly the same. Because that 2 persons involved each other with their style of writing. But NOT just 2 persons in love.
13. I like to stay up late at night because sometimes I just didn't want to sleep.
14. I like to take pictures of someone else. 
15. Many people laughed at my smile because they said it looks weird and I didn't have any smile except that. 
16. I get sleepy and hungry easily. :P
17. I don't talk and don't get politics. :|
18. I like to help anyone, and I don't want to bother anyone else with my problems, because you see--it's my problem, not theirs. But when it's too hard, I just let it all flood into one person closest to me.
19. I feel bad when I didn't have any advice for someone who talks to me.
20. Sometimes I get over-excited in a group assignment so I can take over all the works we have to do. I wanted to stop but sometimes I just...can't.
21. I'm disappointed when someone writes my name wrong. They write Nabila Nurul Azizah instead of Aziziah.
22. My favorite number is 13 and 12.
23. When someone text me, I just want to reply that text as soon as possible. And I'm expecting he/she will reply as soon as I do. And when they don't, I'll do the same thing as they did. I wait a second to let they know that I do have a life.
24. New person in my life means new stalking object. 
25. I hate smoke and I feel bad whenever I'm around the 'smokers'. I'm relieved that neither my Dad nor my brothers smoke. "Save yourself, save your family, and save the environment by simply not smoking":)

Well, that's it I suppose. I'm starting to feel sleepy right now. Bye!! :-)

-L

26.2.13

Quotes of the day.




Ini yang namanya hidup di tengah-tengah laut. Kita gak tau arus bakal bawa kita kemana, tapi kita tetap berusaha untuk bertahan.





25.2.13

Poor Bluey.

HAI. Just found out that nilai IPAku.... Huft. Cukup membuat melongo. Tapi yaudah lah, pokoknya tetep berharap biar TO selanjutnya bisa lebih baik. Amin!!
Nah sekarang aku lagi meratapi kondisi Bluey karena kertas-kertas kosongnya udah tinggal dikit. Which means.... Bluey bakal abis keisi dan aku harus beli buku baru....
Melihat kondisiku sekarang, gak mungkin aku beli buku karena....gak ada waktu, gak ada duit juga. Tapi melihat kondisi bluey yang udah tinggal 10 lembar dan kelas 9 masih akan berjalan 4 bulan lagi, aku gak mungkin sanggup menghemat bluey. Hm.
Dari sini aku buat keputusan untuk agak sedikit menghemat isi otak dan lebih banyak nulis di blog daripada di bluey. Dan aku bakal beli buku baru di bulan Maret akhir. Poor bluey :(

-L

24.2.13

Malem Minggu dan Malam Senin

Hi stalkers!!! HAHAH akhirnya kegiatan bloggingku mulai agak terakomodasi. Karena sekarang di Galaxy Note ku udah ada application Blogger yang bakal mempermudah proses blogging seorang Lala.
Aku baru sadar kalo dari internet hpku gak bisa nulis post di blog, padahal dulu pas aku masih pake si blackberry gembulku, aku selalu nulis di situ. Sekarang giliran si gembul udah tewas, ada laptop. Jadi gak pernah kepikiran bakal ngeblog pake hp.

Bytheway, Lala lagi meratapi isi dompet yang tinggal satu lembar seribuan. Sedih. Tadi pagi ngecek2in kantong celana apakah ada sisa uang dan hasilnya nihil :'(
Let me get this straight. Jadi abis ekspedisi kemaren sebenernya uangku sisa banyak. Tapi karena abis ekspedisi aku beneran kayak cacing kelaperan yang tiap sore kerjaannya mampir ke tri asih buat beli makanan, lama-lama uangku pun abis.... Ini masih tanggal 24 dan belom tanggal tanggalnya dikasih uang bulanan. Aku cukup beruntung Februari ini cuma sampe tanggal 28, kalo sampe tanggal 31....gatau deh nasibku gimana-_-

Enough with the intro.
Tadi malem itu malem apa ya? Ooh..malem minggu.
Awalnya dari Rabu aku udah planning banget pengen nonton Die Hard dan aku terus nanya ke Mas Fafa kapan dia pulang. Karena aku baru habis try out dan...gak ada salahnya lah kalo jalan-jalan dikit.
Malem minggu ini aku nginep di rumah Amanda, sepupuku. Mas fafa yang diharapkan dateng (mas fafa dateng = ada supir baru = duit pun banyak) ternyata ngga dateng jadi aku dan mas gaga pun ngemper ke rumah terdekat.. Malem minggu kemarin seperti layaknya malam-malam menginap di rumah Amanda, acara wajib yang kami lakukan adalah movie marathon. Mas Hugo kakaknya Amanda pun sudah mengantungi 3 DVD hasil belanjaannya. Malem itu kami nonton The Haunting in Connecticut. Cukup seram untuk bikin aku teriak...
Pagi paginya kami nonton The Impossible. Jam 11, aku pun pulang, ngambil buku, abis itu on the way ke tempat les.
Abis les aku makan terus dijemput, abis itu ke rumah Amanda lagi. Karena kalo pulang ke rumah sama aja boong...nanti bosen lagi.
Jadi seperti malam kemarin, malam Senin di rumah Amanda dipake untuk nonton film thriller LAGI yaitu Silent Hill: Revelation yang dibeli sama mas Hugo kemarin. Film ini layaknya film thriller biasa, cukup membuat selimut ketarik tarik dan tangan sibuk menutup kuping... If you know what I mean.
Aku akhirnya pulang setelah filmnya selesai. Tebak siapa yang jadi korban di rumah. Yap. Mbakku.
Dia sekarang nemenin aku tidur di kamar karena Ibu dan Bapak belum pulang. Sweet dreams, Lals. :)

-L

21.2.13

Dreams.

Katanya, kalau punya mimpi, lebih baik ditulis. And I thought, why not?

1. To write my own book.
2. To have my own balcony.
3. To travel around the world, visiting many countries and speak different languages.
4. To translate books.
5. To help people with special problems.
6. To name my kids after Al-Qur'an.
7. To write a song. Bunch of it. With rhymes.
8. To play violin.
9. To write a script of drama dialogue.
10. To get praised on my writings.
11. To write with my left hand.
12. To help someone change him/herself into a better person.
13. To be a good listener.

Is it too much? Because i still have many many more. And wishing all of it, or most of it, or any of it, will come true....someday.

-L

BLUEY! :3

HAAI! Akhirnya try out 1 kelar juga, hasilnya cukup memuaskan walaupun aku belum tau nilai IPA, tapi kalo ditebak ya mungkin nilai IPA adalah yang paling anjlok diantara pelajaran lainnya, karena as you know otakku gak matching sama Biologi, dan tadi soal try outnya kebanyakan biologi!! Fisikanya cuma sedikit, jadi pasrah aja deh.

Di tulisan kali ini aku mau mengenalkan kalian pada Bluey. Dia temanku yang aku bawa hampir tiap hari, tapi akhir-akhir ini aku cuekin saking sibuknya. Nah hari ini aku dan Bluey balikan lagi, dan aku mulai bawa bluey kemana-mana layaknya pacar. Ini dia bentuknya:


Itu dia pas masih cantik. Sekarang, tali pink yang di depannya itu udah copot, terus gantungannya juga entah kemana. Yang penting isinya kan :)

Hobi beli notes udah tertanam di diriku sejak aku SD. Setiap ke toko buku/stationary, pasti aku sempetin beli notes baru yang aku anggap lucu. Walaupun akhirnya aku cuma dimarahin karena saking aku anggep lucu notes itu, aku jadi gak tega buat ngisinya. Sampai sekarang masih banyak notes yang aku beli tapi belum diisi. Kasihan mereka.

Aku inget banget aku beli dia di Scoop. Tempat stationary favoritku. Aku gak pernah bisa gak borong barang-barang di Scoop karena selain lucu dan gak mainstream, barang-barang di Scoop itu juga bermanfaat banget buat kehidupanku. Sayang Scoop cuma ada di GI dan Kelapa Gading yang semuanya jauh dari rumah-_-. Kalau gak salah waktu itu emang lagi di daerah sana dan sempet-sempetin ke Scoop. 
Pertama kali liat Bluey aku langsung ngambil dan bilang dalem hati, "Wah gue mesti beli nih buku. Harus." Dan kemudian aku balikin barang-barang yang lain biar uangku cukup untuk beli Bluey. Akhirnya Bluey sampai di tangan :3

Beberapa hari setelah aku beli Bluey, aku langsung isi tuh buku sehati-hati mungkin karena aku gak pernah rela yang namanya buku baru aku isi asal-asalan. Waktu itu aku bener-bener cuma ngisi pake pensil dan gak dihias. Lama-lama bosen juga, terus aku liat ternyata kak Karrisa dan kak Fikra juga punya buku sejenis Bluey. Lama-lama aku pun sering mampir ke kelas 12 untuk menghias Bluey bersama kak Karrisa.
Pokoknya sejak hidup ada Bluey rasanya makin lengkap. Soalnya, kegiatan menulisku bisa lebih lancar. Kalo cuma punya blog, dan lagi gak ada laptop maupun internet, pasti tersiksa.

Nah, isinya bluey itu apa ya?
Macem-macem dan tergantung mood. Kalo aku lagi mood nulis jurnal, ya aku tulis jurnal. Yang pasti aku lakuin tiap bulan adalah bikin kalender dan mengatur jadwal apa aja yang bakal aku jalanin tiap bulan. Terus aku juga rajin nulis quotes yang berhubungan sama situasiku saat itu, entah lagi galau atau lagi seneng, atau kesel dan marah. Tapi jarang-jarang aku nulis kalo lagi marah. Karena.....belum pernah. Bluey juga aku pake untuk nulis catetan-catetan penting kayak catetan kegiatan dan beberapa proyek.

Karena keseringan bawa Bluey kemana-mana, akhirnya banyak yang baca Bluey. Ada yang senyum-senyum sendiri tiap baca Bluey, ada yang ketawa, dan lama-lama setiap aku bawa Bluey mereka nanyain, "Kak, ada yang baru gak??" kalo nggak, "Kak, pinjem dong kak!!" 

Lama kelamaan seperti nasib notes lainnya, aku makin jarang nulis di Bluey. Tapi kalo emang penting pasti aku sempetin buat nulis. Selama ekspedisi, aku cuti nulis di Bluey karena aku gak tega dia dibawa ekspedisi, takut ilang, kotor, dan rusak. Akhirnya aku nemu buku jurnalku yang aku pake sekarang, dan aku pake itu untuk nulis jurnal seputar ekspedisi. Jadi just in case if you ask, di Bluey sama sekali gak ada hal yang berkaitan dengan pelaksanaan ekspedisi kecuali jadwalnya, yang ada di kalenderku.

Terimakasih aku sudah diberi kesempatan untuk punya 'teman' seperti Bluey. Aku senang punya teman seperti dia yang bisa dibawa kemana-mana dan dicurhati kapan saja. :)

Nah bagi kalian yang suka nulis dan susah ngatur waktu, aku sangat menyarankan kalian untuk membeli atau membuat buku kecil semacam ini. Fungsinya selain untuk bikin jadwal juga bisa buat bikin reminders, untuk hal-hal kecil yang kalian sering lupa. Jangan lupa dihias se-kreatif mungkin. Kalian bisa tempel quotes, foto-foto, kartu, kertas, pokoknya apa aja yang bisa membuat kalian seneng. Kegiatan kayak gini seru dan gak wasting time. Percaya deh, di masa depan nanti pasti kalian gak bakal nyesel nulis ginian. Karena semua hal yang kalian bikin sekarang bisa jadi kenang-kenangan di masa depan.
Cheers!

-L

18.2.13

(persiapan) Presentasi Akhir Ekspedisi Potensi Alam dan Manusia Jawa Timur!

Sudah lama juga tidak menyentuh blog... Sebenernya ini juga nyempet-nyempetin sih, padahal masih ada tugas dan besok try out...tapi gak papa lah, yang namanya kangen nulis itu gak ada yang bisa menghalangi.
Jadi, sejak terakhir kali aku ngepost (tepatnya 8 Februari 2013), aku bener-bener sibuk dan pusing ngurusin tugas yang kalo didaftar bisa satu halaman kali. Setelah ekspedisi, murid SMP dikasih waktu 2 minggu (HANYA 2 minggu, untuk pertama kalinya) untuk mempersiapkan presentasi akhir.
Di presentasi akhir, secara umumnya kami harus mempersiapkan segala bentuk pertanggungjawaban selama ekspedisi. Mulai dari laporan individu, tugas-tugas kecil yang diberikan oleh guru pelajaran, buku panduan, laporan keuangan dan pertanggungjawaban, dan yang paling repot adalah membuat display yang mewakili perjalanan kami.
Nah tahun ini aku mencoba hal yang baru dengan orang-orang yang baru juga, yaitu Faris Fahri dan Zeva. Display atau tampilan presentasi akhir ini secara umum dibagi 3 sesuai dengan kabupaten yang kami kunjungi, yaitu Surabaya, Malang, dan Probolinggo. Aku masuk bagian Malang, tepatnya di bagian Jatim Park II, salah satu tujuan kami.
Seminggu pertama masih minggu adaptasi. Jadi secara umum kami baru mulai membagi panitia dan penanggungjawab display, dan karena pikiran masih 'jetlag' akibatnya kami juga belum sempat melakukan apa-apa yang berarti.
Kemudian masuk minggu kedua.
Pada awalnya aku bingung dan mandek karena bekerja dengan orang-orang baru dan kondisi badan juga lagi gak fit, akibatnya kerja juga gak efektif. Kami menemukan konsep awal yang benar-benar pasti baru hari Selasa atau Rabu. Padahal presentasi hari Sabtu. Akhirnya aku kebut-kebut pekerjaan dan aku coba bagi waktu se-efektif mungkin, akhirnya berhasil juga!
Hari Jum'at atau H-1 presentasi aku panik karena banyak kerjaan yang belum selesai. Tapi untung saja banyak yang bantuin. Hari Jum'at menurutku seru juga karena disitu kami semua bener-bener kerja, dan seperti biasa, kami melakukan tradisi pulang malam.

Hari Jum'at itu aku bawa kamera dan sempat foto-foto beberapa kegiatan yang aku lakukan. Seperti mengecat burung emu buatan kami, pantat sapi buatan Obin, Inaya, dan Dhanti, dan Igi yang memakai seragam Angkatan Laut.


Positioning the 'Burung Emu' sign
This is how the crowd was.

Dhanti, Inaya, and Obin, painting the pantat sapi

LOL!!! Faris and his 'hanya untuk dikagumi' sign =))

Pantat sapi and the 'hanya untuk dikagumi' sign =))
Shifa-Iven-Faris =))


Me, Igi, his navy outfit, and his moustache! :)

Diandra & Igi!

Alifa-Igi-Lala-Faris and his poor expression.
Nah selama persiapan presentasi itu ada beberapa kejadian yang tidak menguntungkan. Salah satunya kerudungku kena cat karena aku iseng. Ceritanya waktu itu lagi ngecat burung Emu, aku iseng gangguin Alif terus salah bergerak jadi akhirnya kerudung putihku kena cat tembok warna coklat yang dipakai buat ngecat burung Emu... Untung aja aku bawa kerudung ganti, walaupun warna biru tapi gak papa, yang penting aku gak malu. Pas keluar-keluar banyak yang nanyain kenapa aku ganti kerudung, aku jawab aja, "Biar kerjanya lebih gampang."

Malamnya, aku pulang jam 7an gitu, Fastira nginep di rumahku. Malem itu seperti layaknya malam-malam menginap Lala dan Fastira, kami nonton film-film seperti Malam Minggu Miko, Love In Perth, dan Ada Apa Dengan Cinta. Tapi bagian film Ada Apa Dengan Cinta, aku ketiduran. Kata Fastira dia tetep nonton sampai habis, walaupun aku udah tidur-_-. Kemudian kami juga bertukar handphone untuk saling membajak.
Pagi-paginya kami sampai di sekolah jam setengah 9, udah lumayan rame. Fastira langsung ke standnya buat finishing, dan aku bantuin bu Eva untuk ngurusin beberapa hal yang perlu diurus. Setelah itu presentasi dimulai...yah berjalan cukup lancar walaupun ada sedikit-sedikit yang tersendat..
Nah masalah presentasinya gausah diceritain ya...karena tanganku sudah cukup pegal dan gak begitu banyak foto-foto yang aku ambil juga. HEHE daah!! <3 p="">
-L

8.2.13

Jurnalku yang hilang.

31 Januari 2013.
Kutancapkan bebanku di atas kapal, di malam dingin sunyi dan berangin bulan Januari. Suara ombak dan suasana yang ia bawa membuatku tenggelam. Mataku menerawang jauh, memandang penuh makna ke arah depan. Kulihat sang perwira meletakkan tangan kanannya di pinggang. Menancapkan tongkat ke tanah. Pandangannya tak teralihkan. 
Sayup ku seperti melihat bibirnya bergerak, mendengarkan sebuah ucapan yang pelan, tapi yakin dan teguh. 
"Jalesveva Jayamahe."

Mungkin suasana ini dinikmati dengan bernyanyi dan tertawa untuk yang lain. Tapi mau apa? Sudah kumasuki duniaku yang ini, duniaku yang tidak ingin kutinggalkan. Duniaku yang aku tak rela jika direnggut.

Mungkin hanya angin dan lampu sang Surabaya malam yang mengerti tulisanku.
Aku ingin tetap merasa seperti ini. Merasa jika selalu ada kertas dan pulpen tinta hitam bagiku. Untuk menulis apa saja. Puisi, rima, jurnal, ah.
Mungkin aku akan berhenti menulis sekarang. Bau polusi dan kecepatan kapal yang melambat membuatku mual. Ini tandanya aku harus kembali. Mungkin aku akan berada disini lagi, suatu hari, dengan menemukan portalku. Entah apapun itu.

Selamat malam Januari. Aku menulis untukmu dan semua kenangan yang telah kualami. Selamat malam Januari. Aku mengharapkan awal yang baik esok. Semoga tetanggamu itu yang bernama Februari juga sama menyenangkannya denganmu. Selamat malam Januari.

4.2.13

Ekspedisi Potensi Alam dan Manusia Jawa Timur (pt. 2!)

Kamis, 31 Januari 2013.
Pengalaman mengesankan selanjutnya ada di hari keempat. Saat itu jadwalnya kami pergi ke Koarmatim dan Jembatan Suramadu. Pertama kami ke tempat control room Jembatan Suramadu, disana kami dapat penjelasan mengenai Jembatan Suramadu. Karena sebelumnya kami sudah dapat penjelasan dari Pak Suko, narasumber terakhir, kami sudah dapat gambaran mengenai Jembatan Suramadu.
Oh iya kami juga dapat kesempatan untuk berfoto bersama di Jembatan Suramadu!! Itu proses yang sangat cepat karena kami harus turun dan naik dengan cepat juga.

Kemudian kami menuju Koarmatim. Koarmatim adalah singkatan dari Komando Armada Timur. Ini adalah pangkalan Angkatan Laut bagian Timur Indonesia, yang wilayahnya mencakup tengah Laut Jawa sampai Papua sana. Kami diberikan penjelasan oleh para tokoh Angkatan Laut yang sangat gagah dan disiplin, membuatku teringat akan kakekku dulu. Lalu kami berkeliling kapal yang sangat besar dan canggih, aku sempat berfoto banyak disana.
kapal-kapal

Yasmin-Lala-Alifa-Faris

HAHA! Cute :3

look at me....-_-

Jalesveva Jayamahe!

HEHE

Still, the ship is amazing!


Fastira-Bu Ira-Lala

with Pak Margo!

Shaking hands with Pak Rafael

Well, that was an unforgettable journey.
Usai dari Koarmatim, kami menuju Monumen Kapal Selam, disana lumayan keren, aku membayangkan bagaimana kapal selam dulu dipakai untuk memperjuangkan Indonesia.
Looking up the periscope


Dan kemudian menuju Jembatan Suramadu (lagi). Tapi kali ini kami menaiki sebuah kapal besar dan melintasi jembatan Suramadu. Yah, seru juga. Aku banyak berfoto dengan teman-teman. Oh iya aku juga berfoto dengan topi Pak Nahkoda. Aku kemudian menulis jurnal lagi, di kertas hotel yang telah aku kantungi. Sayang, sekarang kertas itu hilang. Mungkin hanya angin malam dan lampu sang Surabaya malam yang mengetahui isi pikiranku. Itu satu-satunya kalimat yang aku ingat dari jurnal itu. :"


Me & Fastira in Purple Lights!

Me in purple lights!

Me in Blue :3


Afnine in Blue ({})


Me with the Captain's hat! Sir yes sir!

Setelah dari sana, perjalanan mulai menjadi makin menyenangkan. Malam itu setelah dari Suramadu, kami menuju Bromo. Sesampainya disana, udara mulai dingin. Saat itu aku memakai baju dan sweater. Bis besar kami berhenti dan parkir di terminal Sukapura, terminal terakhir sebelum memasuki Bromo. Bis besar tidak bisa melewati jalur yang terlalu berliku dan menanjak. Kami naik sebuah bis kecil seperti elf, dan menuju tempat peristirahatan kami.
Perjalanan cukup panjang, dan Dhani tertidur di bahuku. Setelah sampai, ia terbangun dan aku juga terbangun. Suhu di luar lebih dingin dari di terminal tadi, untungnya aku sudah pakai sweater. Rumah homestay yang kami sewa hanya beberapa meter dari pintu gerbang Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Setelah sampai, teman-temanku langsung mencari tempat tidur. Aku awalnya menduga tempat tidurnya kurang, akhirnya aku biarkan saja adik-adik mencari tempat tidur duluan, yang penting mereka  bisa tidur enak. Aku bilang ke teman-teman, "Sudah gih duluan aja, aku tidur di mana aja juga gak papa." Aku udah siapkan diri buat tidur di sofa depan. Ternyata tempat tidur cukup banyak, aku dapat tidur di sebelah Bu Eva. Kasur kami cukup besar dan empuk jadi kami tidur tanpa bantal.

Jumat, 1 Februari 2013.
Pagi itu aku bangun setelah ditepuk Bu Eva. Bu Eva bilang sebentar lagi sunrise, aku langsung bangun dan ngambil kamera. Bu Eva nawarin aku untuk shalat, aku bilang, aku mau keluar sebentar dulu untuk foto-foto. Aku udah pake jaket dan sepatu Bu Eva,  karena jaketku masih di dalam tas. Setelah itu aku menuju pintu depan, dan aku disapa Bu Nur.

"Lala?"
"Iya bu?"
"Mau kemana?"
"Mau foto sunrise bu"
"Udah shalat?"
"*bingung* *jujur aja deh* Belum bu."
"Yah shalat dulu lah, itu kan yang penting."
"Iya deh bu, shalatnya menghadap kemana?"
"Kemana aja la, kan kita gak tau."


Aku agak bingung tapi yang jelas akhirnya aku balik lagi, Bu Eva sampai bingung, terus aku bilang aku disuruh shalat dulu sama Bu Nur. Setelah itu aku melepas jaket, aku ke kamar mandi setengah lari. Kemudian aku coba siram tanganku, yaampun dingin banget, berasa pake air es. Akhirnya aku gak tau kesambet apa, akhirnya aku langsung wudhu aja walaupun itu udah lompat-lompat. Aku shalat mengikuti arah tempat tidur. Usai shalat aku ketemu Bu Ira.

"Mau kemana La?"
"Ini mau liat sunrise bu, mau cari pintu misterius." (maksudnya pintu untuk ke balkon, karena disitu emang pintunya banyak banget tapi ada yang gak bisa kebuka, jadi aku bilang aja pintu misterius)
"Lala kamu ngigo ya?"
Alamaakkk. Seger gini abis wudhu dibilang ngigo? Akhirnya aku bilang ke Bu Ira, "Ya ampun Bu Ira! Aku udah bangun masa ibu gak percaya sih, nih buktinya saya tau 9x7 itu 63!" Itu kalimat paling spontan. Untuk membuktikan aku sadar, aku pun bilang ke Bu Ira kalau aku udah bisa ngitung.

Kemudian aku jalan keluar, akhirnya aku menemukan pintu misteriusnya. Wah, bagus banget pemandangannya. Setelah aku puas nganga, aku pun balik lagi ke dalam. Aku bangunin adik-adikku, aku suruh mereka ke luar juga. Pas selesai aku akhirnya keluar, aku ketemu anak laki-laki, waktu itu ada Alif sama Akmal.

Pagi itu aku jalan-jalan sama Fastira dan Dhani, tapi Fastira keburu kabur karena ada anjing. Yasudah akhirnya aku dan Dhani pun jalan-jalan, akhirnya kita ketemu Pak Joko. Itu puas banget foto-fotonya. Aku dan Dhani jalan ke tempat Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Dari atas situ, kita bisa melihat Gunung Bromo dan kawahnya yang berasap. Di bawahnya kabut tebal menutupi pengelihatan kita. Aslinya di bawah itu ada jalur jeep dan pura tempat ibadah Suku Tengger. Juga ada beberapa kuda yang disewakan. Ini dia hasil foto-fotoku dari atas sana:


Asap putih dari kawahnya mengepul ke angkasa :)


Aku dan Obin udah kayak kakak-adik padahal umur Obin lebih muda daripada aku :')

Lala-Obin-Diandra-Iven :)

with the girls & Pak Joko!

Setelah aku selesai jalan-jalan, aku masuk lagi, terus aku sarapan. Aku ketemu lagi sama Bu Ira, terus Bu Ira nanya lagi apakah tadi pagi aku beneran ngigo atau nggak, aku jawab lagi jelas-jelas AKU GAK NGIGO. Terus Bu Ira ceritain itu ke temen-temen yang lain, mereka pada ketawa bagian aku bilang 9x7 itu 63. Tapi emang bener kan jawabannya? ...

Pagi itu akhirnya semua pada keluar dan jalan ke tempat aku dan Dhani tadi, yasudah akhirnya aku ikut dan foto-foto lagi (fotonya udah ada di atas). Sepanjang hari itu kemudian kita diskusi dengan pak kepala desa, dan jalan-jalan ke pemukiman Suku Tengger. Lumayan cuci mata dengan kreasiNya yang mengagumkan. Nah sekitar sore hari kita udah selesai dan kembali ke homestay. Aku sempat foto-foto juga sebelum batere kameraku habis:

With penguin gembulku wuffwuff

with Vincha

Lala+Iven:)

Sore itu kami semua ditawari untuk pergi ke sebuah desa menaiki truk besar yang untuk ngangkat sapi gitu, awalnya aku gak mau tapi akhirnya aku mau. Lumayan, 40 orang desek-desekan di dalam satu truk. Aku awalnya di tengah terus kedorong ke samping, akhirnya malah enak dapet pegangan. Nah ada saat dimana ada semacam gerbang portal gitu, yang sangat pendek jadi semua orang harus menunduk, bahkan aku yang pendek aja harus nunduk. Aku beneran gak bisa jongkok sempurna akhirnya aku cuma nunduk dikit dan kepalaku ditahan sama kak Ino dari belakang. Setelah selesai kami semua puas, itu beneran pengalaman yang gak bisa dilupakan. Pemandangan di samping juga bagus.
Perjalanan pulang, supir gak berani ngangkut kita semua, akhirnya dibagi 2 kloter. Satu kloter jalan duluan sampai melewati portal, terus turun disana. Supir akan balik lagi jemput kloter kedua. Supaya gak begitu penuh. Nah saat itu aku, Fastira, kak Ino, Faris, Octav, Akmal, Bu Eva, Pak Joko, Dhani, dan lain-lain ikut kloter kedua. Seru banget, di jalan kita nyanyi-nyanyi dan ketawa bareng. Aku gak nyesel ikut naik truck tadi. Kalau aku gak naik mungkin aku akan ketinggalan semuanya.

Setelah pulang, seperti biasa aku haus, jadi aku beli susu strawberry. Nah selesai beli, aku akhirnya beli lagi. Karena aku terlalu suka sama susu strawberry, jadi akhirnya setiap perjalanan aku sempetin untuk beli susu strawberry. Sore itu aku main bareng sama anak-anak perempuan di homestay. Saking dinginnya, di ruang depan homestay kita bakar arang di satu tempat kayak ember gitu, tapi dari stainless. Suasana jadi tambah hangat. Kami main ABC 5 Dasar, kategorinya nama anak-anak Al-Falah dari Baby House sampai SMA tapi alumni gak boleh masuk. Nah yang gak bisa jawab dipakein bedak satu colek. Aku kena 2 kali-_-
Akhirnya aku ketiduran di sofa. Aku beneran tidur nyenyak banget, rambutku digerai. Pas bangun-bangun aku bingung, aku ngeliatin kok temen-temen udah pada makan terus di luar gelap banget, nah temen-temen pada ngetawain aku karena katanya aku kayak setan, bangun-bangun ngeliatin orang mana rambutnya digerai lagi. Akhirnya aku jadi laper, aku ikut makan juga.
Malam itu kita harus tidur cepat karena paginya kita harus berangkat liat sunrise. Aku tidur sekitar jam 8 atau setengah 9, kemudian aku bangun dan pakai jaket tebel, karena katanya dingin. Selesai itu aku naik jeep, aku satu jeep sama Kak Ino, Farah, Bening, dan Irfan. Perjalanan lumayan panjang dan menanjak, tapi kami gak bisa lihat apa-apa karena masih gelap. Nah sampai di atas, udah ada banyak orang yang duduk dan berdiri di pagar. Aku lalu shalat dulu, aduh itu airnya seger banget, akhirnya aku shalat Subuh dan mulai milih tempat yang bagus. Akhirnya aku dapet tempat di sebelah bapak-bapak bule yang kayaknya kasihan karena daritadi aku gak dapet tempat yang bagus.
Gak sia-sia aku nyari tempat, karena itu emang berguna dan pantas diperjuangkan. Pemandangannya bagus banget, kayak ada dunia lain di atas awan.

awalnya baru keliatan kayak gini aja, guratan halus oranye di langit 

Lama-lama makin terang dan jadi kayak gini.. 
Nah menjelang sunrise aku udah keluar pagar karena gak akan dapet foto yang bagus kalau gak keluar pagar saat itu. Inilah hasilnya:

Pada mulanya matahari muncul hanya titik kecil dan masih bersembunyi di balik awan..

Beberapa menit kemudian, matahari makin tinggi dan membesar, juga makin silau cahayanya. Inilah sunrise! :)



Nah aku juga sempat berfoto dengan pemandangan yang indah itu:



tidak lupa kami juga foto per kelas :)

Setelah dari situ, kami kembali ke jeep yang tadi, tidak lupa mampir beli makanan hangat seperti kentang goreng, bentuknya bulat dan ditusuk-tusuk, harganya Rp 10.000/3 tusuk. Ada juga yang beli pisang goreng. Nah setelah perut lumayan terisi, kami turun ke tempat dataran pasir yang luas, seperti gurun, dan aku baru lihat ternyata tadi pagi kita melewati jalur yang sangat curam dan berliku, tapi pemandangannya surga. Kabut tebal di bawah membuat aku pengen terjun rasanya, bener-bener indah. Akhirnya kita sampai ke tempat semacam gurun pasir yang luas. Aku jadi ingat Dubai. Yang ini ternyata ada di negeri kita sendiri :')


ini Jeep-Jeep yang telah siap sedia untuk disewakan
Ini jeep yang aku pakai, bersama Kak Ino, Farah, Bening, dan Irfan.
Inilah pemandangan padang pasir yang kayak gurun, disana lumayan berkabut.
Kuda-kuda



Nah disana banyak sekali yang sewa kuda, bahkan sejak kita turun kita sudah dikerubungi oleh para penyewa yang menawarkan kartu bertuliskan nama masing-masing. Aku akhirnya naik satu kuda, kudaku kecil tapi membuat aku tidak kesusahan naiknya. Jujur saja ini pertama kalinya aku naik kuda.. Lumayan seru. Kudaku namanya si Belang. Naik kuda itu seru, seram juga. Tapi lumayan menguntungkan karena saat itu kondisi kakiku sangat gempor dan gampang kram sekalinya aku ragu untuk melangkah.
Pak Seger, pemilik si Belang, berkata padaku cara naik kuda dan katanya aku harus mengikuti gerakan dia. Pada awalnya aku kagok dan miring-miring karena gak ngerti si Belang mau kemana. Apalagi jalannya juga naik turun.
Setelah sampai ke tempat berhentinya para kuda, aku turun dari kuda. Mulai sekarang semuanya ditempuh dengan melangkah. Nah aku lihat disitu pemandangannya bagus banget, serasa di dunia lain. Kemudian aku lihat tangga kuning di bawah, ada 240 anak tangga. Gak seberapa kalau dibandingin sama Kampung Naga tahun lalu! Hahaha. Akhirnya aku naik dan lihat kawah berasap Gunung Bromo. Aku senang sekali :')

Asap asap!


setelah turun dari kawah Bromo, istirahat sebentar dan foto-foto!


awan bentuk gajah dan bebek yang aku lihat saat setelah turun dari kawah Bromo

Akhirnya selesai juga, aku akhirnya turun dan kembali ke tempat semula sama si Belang lagi, kali ini aku udah mulai menguasai gerakannya, dan aku udah bisa gak pegangan. Setelah sampai, aku turun dan berterimakasih pada Pak Seger. Akhirnya aku naik kuda!!!! HAHA :D

Sampai di homestay aku rapih-rapih dan kemudian turun ke terminal Sukapura pakai elf lagi. Di perjalanan aku tertidur, dan Fastira yang aku senderin bahunya juga tertidur. Kami bawa makanan dan jalanan berguncang, alhasil makanan tumpah ke bajuku... Bajuku kotor, untung saja aku bawa jaket tambahan di ransel. Hmm..akhirnya aku pakai jaket itu. Elf pertama dan elf kedua sudah datang, tapi elf terakhir gak dateng-dateng juga. Akhirnya aku duduk aja dulu, aku udah keburu bete sama bajuku, tapi aku liat Fastira sakit, yaudah aku jadi gak boleh bete juga. Di perjalanan ke bandara Juanda, aku tidur lumayan nyenyak. Setelah sampai, seperti biasa kami mengikuti prosedur check in-masukin bagasi-boarding. Karena kami datangnya juga terlambat, akhirnya nunggunya gak lama-lama banget. Setelah itu aku masuk ke pesawat, aku duduk di sebelah Faris.
Di pesawat, aku mendengarkan lagu saja, dan sesekali menulis jurnal, tapi karena sudah pegel akhirnya  aku tidur. Gak lama aku tidur, sudah saatnya landing. Aku akhirnya sampai di Jakarta lagi. Aku bertemu Bapak sama Ibu, dan seperti biasa Bapak sudah siap sedia beliin aku hot chocolate :')

Aku gak percaya ini semua terjadi baru kemarin...
Dan berakhir juga cepet banget. Aku ngerasa ekspedisi 6 hari kurang nendang, aku mau lebih!!!! Bawa aku kemana aja asalkan sama anak-anak ini, aku mau!! :"")

-L

Lilypie Kids Birthday tickers